Budiman Sudjatmiko
Budiman Sudjatmiko
"Kerja jauh dari usai, dan pengharapan selalu lebih panjang dari nafas..."

Bergabung


Berlangganan Newsletter

Dapatkan update newsletter dari budimansudjatmiko.net:

Budiman Sudjatmiko Diskusi dengan Warga Desa Sambirejo
06 Mar 2014
UU Desa sendiri tidak hanya mengatur soal keuangan desa, yang hanya dibahas dalam 1 pasal, yang sisanya mengatur tentang pemerintahan desa dan kelembagaan desa...

Anggota DPR RI dari Komisi II yang juga penggagas RUU Desa melakukan kunjungan ke Desa Sambirejo, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, dalam rangka pertemuan dengan warga desa setempat dan diskusi tentang UU Desa yang baru disahkan. 

Diskusi yang berlangsung pada Selasa (7/1/2014) malam tersebut membahas bagaimana sebuah desa harus siap menghadapi UU Desa yang banyak menuntut agar desa membuat program yang nyata bagi warganya.

Dikatakan Budiman yang juga politikus PDIP ini bahwa UU Desa bisa menjadi sarana untuk mencapai nol kemiskinan Indonesia pada perayaan satu abad Indonesia kelak di tahun 2045.

UU Desa sendiri tidak hanya mengatur soal keuangan desa, yang hanya dibahas dalam 1 pasal, yang sisanya mengatur tentang pemerintahan desa dan kelembagaan desa. 

Menurutnya UU Desa sangat erat kaitannya dengan paltform isu ketahanan pangan, kedaulatan lahan, dan juga pengembangan petani, karena UU Desa ini bersifat mengonsolidasikan gerakan desa. 

Dalam diskusi tersebut sempat berlangsung dialog hangat antara warga Desa Sambirejo dengan Budiman. Warga setempat sendiri sangat mengapresiasi disahkannya UU ini yang berarti peran desa semakin kentara dalam politik lokal di Indonesia. [ded|dito]

Sumber: medanbagus.com

Print Friendly and PDF

Budiman Sudjatmiko DPRRI bicara pentingnya kerja politik untuk mendorong praktik baik di desa menjadi sistem yang bekerja dengan kekuatan memaksa. Baginya, UU harus menyerap segala kreativitas desa.

Menurut saya ada kekeliruan Wibowo dalam melihat proses transisi demokrasi. Kekeliruan itu adalah simplifikasi atas latar belakang, ritme maupun prospek demokratisasi itu sendiri...

Jadi, tidak benar jika hitungan desa rata-rata hanya akan mendapat Rp1 miliar. Yang benar adalah Rp 1,4 miliar....

Bagi saya sebagai politisi tiap tahun adalah tahun politik. Setiap hari, bulan, menjadi politik buat saya. Bedanya ada politik pemberdayaan kesejahteraan rakyat...