Budiman Sudjatmiko
Budiman Sudjatmiko
"Kerja jauh dari usai, dan pengharapan selalu lebih panjang dari nafas..."

Bergabung


Berlangganan Newsletter

Dapatkan update newsletter dari budimansudjatmiko.net:

Budiman Sudjatmiko Usulkan Struktur Khusus di PDIP sebagai Kontrol Ideologi
30 Nov -0001
Berita tentang Budiman Sudjatmiko dan hal-hal lain yang menjadi perhatiannya.

JAKARTA - Menjelang Kongres III PDIP di Bali, 4-9 April, sebuah ide muncul dari Budiman Sudjatmiko. Ketua umum Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) -salah satu organisasi sayap PDIP- itu mengusulkan agar dibentuk struktur khusus di PDIP yang berfungsi mengontrol ideologi.

"Namanya bisa bermacam-macam. Majelis ideologi, misalnya,"" kata Budiman di Jakarta kemarin (26/2).

Dia menjelaskan, majelis ideologi itu akan menjaga setiap gerak partai yang mencerminkan komitmen terhadap Pancasila 1 Juni 1945 yang menjadi ideologi partai. ""Jadi, tidak ada lagi kader-kader partai (baik di level DPRD maupun pemerintah daerah, Red) yang membuat Perda bertentangan dengan Pancasila. Penyusunan APBD juga harus mencerminkan keberpihakan terhadap wong cilik,"" ungkapnya.

Budiman mengatakan, dalam berbagai kesempatan, Megawati selalu mengingatkan agar kader-kader PDIP memegang teguh ideologi partai di tengah terpaan gelombang neoliberalisme dan ekstremisme. ""Saya kira tanggung jawab tersebut tidak bisa diserahkan kepada Megawati sebagai individu. Melainkan harus menjadi kerja kolektif seluruh kader partai,"" tegas anggota Komisi II PRD (maksudnya DPR - Korwpdip) itu. (pri/agm)

 
Print Friendly and PDF

Budiman Sudjatmiko mengenang orde baru dan masa-masa berkenalan dengan politik semenjak di bangku sekolah.

Ini adalah satu perubahan yang melibatkan bukan sekedar proses di bidang ekspansi-ekspansi hubungan pasar, komodifikasi di sembarang tempat dan komunikasi yang merangkum seantero dunia...

Selama ini kewenangan dan kedudukan desa hanya diposisikan sebagai sub-pemkab ayau hanya sebagai catatan kaki pemkab saja...

Pemerintahan desa itu unik. Pemerintahan desa menjadi cagar budaya yang membentengi masyarakat dari intervensi pemodal kuat ataupun pemodal asing. Ini semestinya dipertahankan karena desa ibarat dapur bangsa ini...