Budiman Sudjatmiko
Budiman Sudjatmiko
"Kerja jauh dari usai, dan pengharapan selalu lebih panjang dari nafas..."

Bergabung


Berlangganan Newsletter

Dapatkan update newsletter dari budimansudjatmiko.net:

Budiman Sujatmiko: Andi Nurpati Menyedihkan
30 Nov -0001
Namun, saudari Andi Nurpati mesti mengetahui bahwa segala hal yang diucapkan dalam sidang resmi di DPR itu tidak bisa dipidanakan...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Panja Mafia Pemilu Budiman Sujatmiko ikut berkomentar terkait rencana Andi Nurpati yang ingin perkarakan Panja Mafia Pemilu yang dianggap telah membuat pernyataan memojokkan. Budiman kemudian mengingatkan kepada Andi Nurpati, apa yang dikatakan para anggota panja, dalam sidang resmi DPR, tak bisa dipidanakan.

"Hak saudara Andi Nurpati untuk melaporkan tentang perkataan atau perbuatan yang dianggap tidak menyenangkan. Namun, saudari Andi Nurpati mesti mengetahui bahwa segala hal yang diucapkan dalam sidang resmi di DPR itu tidak bisa dipidanakan," kata Budiman kepada tribun, Selasa (19/07/2011). 

"Baik itu yang diucapkan anggota DPR maupun elemen masyarakat yang diundang RDPU (Rapat Dengar Pendapat Umum) maupun aparat pemerintah dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat)," ujarnya lagi.

Budiman kemudian mempertanyakan pengetahuan Andi Nurpati terkait hak dan kewajiban setiap anggota DPR.

"Tampaknya saudara Andi Nurpati sebagai eks komisioner KPU tidak tahu hak-hak dan kewajiban anggota DPR. Tentu, ini menyedihkan," sindir Budiman Sujatmiko.

Print Friendly and PDF

Tasyakuran lahirnya UU No. 6/2014 tentang Desa di Desa Sambak, Magelang diisi orasi oleh sejumlah tokoh diantaranya oleh Budiman Sudjatmiko, Wakil Ketua Pansus RUU Desa.

Kita hidup di sebuah masyarakat yang berjalan dalam sistem yang dinamik dan kompleks. Kompleksitas masyarakat Indonesia menyebabkannya mengidap potensi untuk berkembang dan bergerak ke dalam berbagai kemungkinan keadaan....

Berita tentang Budiman Sudjatmiko dan hal-hal lain yang menjadi perhatiannya.

Amnesti, saat itu, ada tawaran kepada kami yang kami kritik. Pembebasannya secara bertahap, padahal yang kami inginkan pada saat itu adalah amnesti seluruhnya.